3 berita teratas: Indonesia tidak wajib menerima pengungsi Rohingya, pasukan penjaga perdamaian Indonesia untuk tetap di Lebanon

TEMPO.CO, Jakarta – Dia mengumpulkan tiga berita populer Tempo Bahasa Inggris pada hari Jumat tanggal 17 November Indonesia tidak mempunyai kewajiban untuk menerima pengungsi Rohingya, kata Kementerian Luar Negeri; Pasukan penjaga perdamaian Indonesia akan tetap berada di Lebanon di tengah agresi, kata Menteri Pertahanan; dan seorang pakar TI bereaksi terhadap berita bahwa Indonesia berada di peringkat ke-17 dalam daftar paket data seluler termurah.

Berikut ini adalah daftar 3 berita teratas Tempo Bahasa Inggris Hari ini:

1. Indonesia tidak berkewajiban menerima pengungsi Rohingya, kata Departemen Luar Negeri

Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan ratusan pengungsi Rohingya yang tiba di Aceh menggunakan perahu pada Selasa, 14 November 2023. Kementerian menegaskan, Indonesia tidak memiliki kewajiban dan kapasitas untuk menerima pengungsi.

Juru Bicara Kementerian Lalu Muhammad Iqbal menegaskan Indonesia bukan pihak dalam Konvensi Pengungsi 1951 yang mewajibkan negara-negara anggotanya untuk melindungi pengungsi yang masuk ke wilayahnya. Sekitar 146 negara telah meratifikasi Konvensi ini dan 147 negara merupakan pihak pada Protokol 1967.

“Indonesia bukan negara pihak dalam Konvensi Pengungsi 1951. Oleh karena itu, Indonesia tidak mempunyai kewajiban dan kapasitas untuk menerima pengungsi, apalagi memberikan solusi permanen terhadap pengungsi tersebut,” ujarnya melalui pesan singkat, Kamis.

Klik di sini untuk membaca lebih lanjut

2. Pasukan penjaga perdamaian Indonesia akan tetap berada di Lebanon di tengah agresi, kata Menteri Pertahanan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan Indonesia saat ini tidak berencana menarik pasukan militernya yang dikerahkan dalam misi penjaga perdamaian PBB di Lebanon. Informasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers pasca Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN (ADMM) ke-17 dan Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN Plus 2023 ke-10.

Baca Juga  Prabowo Bertemu SBY, Pengamat Sebut Menghormati Dukungan dan Kemenangan Pilpres 2024

Forum ASEAN membahas beberapa isu keamanan dan pertahanan, termasuk dinamika geopolitik dan Perjanjian Pertahanan ASEAN. Para menteri pertahanan dari semua negara anggota, kecuali Myanmar, berpartisipasi dalam forum tersebut.

Klik di sini untuk membaca lebih lanjut

3. Reaksi pakar TI terhadap berita bahwa Indonesia menempati peringkat ke-17 dalam daftar paket data seluler termurah

Pakar teknologi informasi atau IT dari Institut ICT Indonesia, Heru Sutadi, menanggapi studi terbaru yang dilakukan situs perbandingan harga asal Inggris, Cable, yang menempatkan Indonesia di peringkat 17 dunia untuk paket data seluler termurah dengan harga rata-rata per GB 0. 28 USD. atau sama dengan Rp 4.357 dengan asumsi kurs Rp 15.561 per dolar AS.

Namun, Heru menyatakan keprihatinannya atas laporan tersebut dan menekankan bahwa perbandingan tarif data seluler di nusantara perlu dilakukan secara detail. Ia mengatakan, pemerintah bahkan tidak pernah merilis angka sebenarnya rata-rata tarif industri telekomunikasi di dalam negeri.

Klik di sini untuk membaca lebih lanjut



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *