Din Syamsuddin: Jangan takut dengan politik identitas

TEMPO.CO, JakartaMantan Ketua Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin katanya jangan khawatir dengan munculnya politik identitas. Politik identitas bagi Dino, sesuatu yang manusiawi, merupakan hal yang lumrah terjadi pada semua kelompok manusia. Tidak hanya dalam satu kelompok.

Namun identitas yang harus diwujudkan adalah identitas etis. Bukan formalistik, legalistik. Kami bukan pendukung legalisme, formalisme,” kata Din usai bertemu dengan Ketua Umum partai tersebut NasDem Surya Paloh di Menara NasDem, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 6 November 2023.

Dengan begitu, menurut Dino, munculnya politik identitas tidak perlu dikhawatirkan. Baginya, politik identitas hidup di setiap kelompok. Selain itu, identitas etis harus muncul.

SayaIdentitas etis merupakan nilai-nilai luhur agama manusia yang diutamakan. Semua agama, kata dia, menentang korupsi, menentang kebohongan, dan semua agama menentang kemunafikan. “Itulah yang harus kita hadapi dan perjuangkan jika perlu,” kata Din.

Surya menjamu Dino di NasDem Tower Ballroom lantai lima. Pertemuan Surya dan Din telah usai. Namun, Din mengumumkan kedatangannya bersama perwakilan 15 ormas Islam untuk menyatakan dukungannya terhadap calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Menurut Dino, Anies merupakan sosok terbaik untuk memimpin Indonesia. Tanpa menjelek-jelekkan orang lain, ujarnya. Din mengaku mengenal seluruh kontestan yang akan bertarung di Pemilu 2024. Ia menyebut Mahfud Md, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Muhaimin. “Satu-satunya yang saya tidak tahu adalah Gibran.”

Periklanan

Din mengatakan, menjaga stabilitas politik dari gesekan di masyarakat merupakan tanggung jawab semua orang. Semua kelompok harus menghindari ketegangan antar kelompok agama. “Saya setuju agama harus diungkapkan dalam politik hanya dalam tataran etis. Jadi kita akan bertemu dengan agama,” ujarnya.

Baca Juga  Warga lanjut usia di Bekasi ditemukan tewas dan membusuk di rumahnya

Din mendatangi Surya sekitar pukul 15.20 WIB. Ia datang bersama sejumlah perwakilan organisasi Islam. Din mengenakan kemeja putih dengan peci hitam di lehernya dan menggantungkan syal hitam bergambar bendera Palestina.

Pilihan Editor: Mendukung Anies-Muhaimin, Din Syamsuddin bertemu Surya Paloh dengan tokoh ormas Islam



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *