Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Dosen UGM, Wamenkum dan Saudara HAM Gagal Proses Hukum, Ini Alasannya

TEMPO.COYogyakarta – Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Eric Hiariej, tidak ikut proses hukum.

Eric yang merupakan kakak dari Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiarie atau Eddy Hiarie, telah diberhentikan sebagai dosen sejak pertengahan tahun 2022 atas kasus yang mencuat pada tahun 2016.

“(Mengapa kasus Eric tidak dibawa ke persidangan) dilihat dari sudut pandang korban. Sepengetahuan kami, korban tidak melaporkan kasus tersebut ke polisi,” kata Sekretaris UGM Andi Sandi saat ditemui, Kamis. , November. 16 2023.

Andi mengatakan, bila korban tidak melaporkan kasusnya, maka tindak lanjut kasusnya juga bisa terhenti. “Eric berhenti (mengajar) karena dipecat oleh Dinas Pendidikan. Soal masuk atau tidaknya kasus tersebut ke ranah hukum, tergantung korbannya,” kata Andi.

UGM, kata dia, tidak bisa melakukan intervensi lebih jauh di bidang hukum karena itu merupakan pertimbangan dan hak korban. “Kami belum masuk ke ranah itu selama ini karena di UGM kami lebih fokus pada etika beliau sebagai dosen,” kata Andi.

Periklanan

Andi mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti apa yang diduga dilecehkan oleh Eric. Hanya saja korban saat itu berstatus mahasiswa tingkat akhir dan akhirnya lulus. “Untuk detail kasusnya, kami belum tahu persis apa yang terjadi,” kata Andi.

Yang jelas, kata Andi, saat kasus ini terungkap, korban sudah diberikan pertolongan dan konseling. UGM berupaya melindungi privasi dan hak korban atas perlindungan tersebut. “Saat itu UGM fokus dulu untuk membantu para penyintas,” kata Andi.

Andi mengatakan, proses penanganan kasus Eric hingga bebas memakan waktu tujuh tahun karena status Eric sebagai dosen yang juga pegawai negeri sipil atau ASN.

Baca Juga  Muhammad Iqbal mengaku kaget bisa mencetak gol cepat saat Persebaya Surabaya mengalahkan PSS Sleman 2-1 di League One

Pilihan Redaksi: UGM Menjadi Kampus Unggulan Ilmu Sosial di Indonesia pada THE WUR 2024 by Subject



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *