Francesco Bagnaia dan Jorge Martin semakin turun berat badannya dalam perebutan juara dunia MotoGP 2023

GOOTO.COM, JakartaPerebutan juara dunia MotoGP 2023 berlangsung ketat antara Francesco Bagnaio (Ducati Lenovo) dan Jorge Martin (Prima Pramac Racing) usai balapan Sprint MotoGP Malaysia pada 11 November 2023.

Periklanan

Sebab dari segi poin, kini ada selisih 11 poin di antara keduanya. Francesco Bagnaia masih memimpin klasemen saat ini dengan 396 poin. Sedangkan Martin menempati posisi kedua dengan total 385 poin.

“Perasaan saya saat mulai mengendarai motor tidak sama seperti kemarin, lalu saya mulai mengalami masalah di bagian depan. Sulit sekali menghentikan motor, cepat memasuki tikungan, dan menambah kecepatan di tikungan, kata Francesco Bagnaia menanggapi hasil Sprint Race MotoGP Malaysia.

Francesco Bagnaia mengakui tim Ducati Lenovo punya waktu untuk memahami segalanya dan berusaha lebih cepat untuk balapan Minggu 12 November.

“Saya tidak tahu apa yang menyebabkan sayap depan motor terangkat, tapi itu tidak membantu. Berada dalam posisi kepemimpinan selalu positif dan sukses. Rekor sepanjang masa memang patut dibanggakan, namun yang lebih penting adalah finis di puncak balapan dan mendapatkan poin lebih banyak dari Jorge Martin. “Jadi penting untuk berusaha keras pada balapan hari Minggu,” tegas Francesco Bagnaia.

Jorge Martin (89) finis kedua pada sprint race MotoGP Malaysia 2023, Sabtu 11 November 2023. (Foto: Red Bull Content Pool)

Jorge Martin menyelesaikan Sprint GP Malaysia di posisi kedua dan mampu memperkecil jarak dari sebelumnya 13 poin, kini memperkecil keunggulan Francesco Bagnaia menjadi 11.

“Balapan yang luar biasa, saya berusaha mengejar ketertinggalan setelah start. Dia sudah menggunakan semua kecepatan motornya, tapi dia tidak berhasil menang. Namun, ia mampu menempati posisi kedua dan mendulang poin dari lawannya (Francesco Bagnaio). “Saya senang dengan performa motor dan saya berharap balapan hari Minggu bisa menjadi pertarungan yang ketat,” jelas Jorge Martin.

Baca Juga  ICW meminta Kejaksaan Agung membatasi upaya hukum kasus LPEI yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pembalap Spanyol itu tidak dapat lolos dari posisi kedua di grid start seefisien pada balapan terakhir dan pada tikungan pertama ia mendapati dirinya berada di posisi ketiga.

Namun, kecepatan balapannya tajam dan memungkinkan dia menyalip rival langsungnya di Kejuaraan Dunia di tengah balapan. Sayangnya, Jorge Martin hanya finis kedua di belakang Alex Marquez (Gresini Racing).

Pilihan Editor: Husqvarna EE 2, sepeda motor listrik entry-level untuk pemula

Ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Ayo gabung ke grup Telegram, pilih grup PergiOto



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *