Hari Ikan Nasional, ikan laut paling populer disantap di Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta – Hari ini Selasa 21 November 2023 ada peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) 10. Harkannas didirikan oleh Presiden melalui Keputusan Presiden No. 3 Tahun 2014 tanggal 24 Januari 2014.

Sebagai sumber makanan, sebagian besar adalah ikan makanan laut memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik. Seperti protein sebagai sumber pertumbuhan, asam lemak omega 3 dan 6 yang bermanfaat bagi kesehatan ibu dan pembentukan otak janin, vitamin dan berbagai mineral yang sangat bermanfaat bagi ibu dan janin. .

Ikan merupakan bahan pangan yang mempunyai kandungan protein tinggi dan mengandung asam amino esensial yang diperlukan tubuh, selain itu nilai biologisnya mencapai 90%, dengan jumlah jaringan ikat yang sedikit sehingga lebih mudah dicerna. Yang terpenting, harganya jauh lebih murah dibandingkan sumber protein lainnya.

Meskipun tingkat konsumsi ikan penduduk Indonesia masih sangat rendah dibandingkan negara-negara ASEAN dan Tiongkok, namun porsi protein ikan terhadap total protein hewani lebih baik dan mencapai lebih dari 50%.

Dibandingkan negara-negara ASEAN yang memiliki tingkat konsumsi ikan lebih tinggi dibandingkan Indonesia, proporsi asupan protein ikan penduduk Indonesia terhadap jumlah total protein hewani masih lebih tinggi dibandingkan Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Myanmar.

Pada tahun 2008 dan 2009, kontribusinya justru mencapai 2/3 dari total konsumsi protein hewani. Namun jika dibandingkan asupan protein ikan dengan protein total (termasuk protein nabati), komposisi protein ikan masih di bawah 15%.

Menurut kelompok tersebut, pasokan konsumsi protein ikan sebagian besar berasal dari konsumsi ikan segar dan protein dari udang yaitu lebih dari 43%, sedangkan porsi konsumsi ikan kaleng dan protein dari udang sekitar 22%. Sedangkan kontribusi protein hewani non ikan yang dominan adalah telur ayam ras/domestik dan daging ayam ras/dalam negeri.

Baca Juga  Beasiswa Nieman dibuka kembali, beasiswa untuk 24 jurnalis dari seluruh dunia

Kandungan protein ikan segar atau olahan relatif tinggi, misalnya ikan bass belang 24,2%, tuna 23,7%, bandeng 21,7%, kukang 20,2%, ikan mas 16%, pindang 27%, ikan asap 30%, ikan asin 42-50% , udang segar 21% dan udang kering 62,4%. Kandungan lemak ikannya rendah, biasanya di bawah 5 persen. Bandingkan dengan kandungan lemak ayam yang 25%. Ikan juga kaya akan kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A dan B1. Simak daftar ikan laut terpopuler yang disantap di Indonesia.

Periklanan

Ikan laut paling populer dimakan di Indonesia

Indonesia.go.id melaporkan, menurut catatan Kementerian Kelautan dan Perikanan, kelompok tuna, tuna, dan cakalang paling banyak dikonsumsi dengan porsi 16,45 persen. Disusul kelompok ikan dan makanan jadi (KIMJ) seperti bakso, sosis, nugget dan lain-lain sebesar 9,02 persen.

Dua orang pekerja melakukan proses pemindaian ikan tuna di Desa Kusamba, Klungkung, Bali pada Selasa (27/3). ANTARA/Nyoman Budhiana

Disusul ikan lele, lele dan sidat 7,92 persen, ikan tenggiri 6,65 persen, bandeng 5,43 persen, nila 5,26 persen, udang dan cumi 3,87 persen, ikan teri 3,36 persen, ikan asin 2 persen, dan ikan tenggiri asin 1,36 persen.

Kandungan protein ikan segar atau olahan relatif tinggi, seperti cakalang 24,2 persen, tuna 23,7 persen, bandeng 21,7 persen, lemur 20,2 persen, gurame 16 persen, ikan pindang 27 persen, ikan asap 30 persen, ikan asin 42-50 persen. , udang segar 21 persen kandungan minyak ikan rendah umumnya di bawah 5 persen. Ikan juga kaya akan kalsium (K), fosfor (P), zat besi (Fe), vitamin A dan B1.

INDONESIA.GO.ID | KKP
Pilihan Editor: Tanggal 21 November Diperingati Sebagai Hari Ikan Nasional: Asal Usul dan Maknanya?



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *