Jalannya kasus pungli hingga Firli Bahuri menjadi tersangka

TEMPO.CO, Jakarta – Polda Metro Jaya melantik Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri sebagai tersangka pemerasan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Penetapan tersangka berdasarkan hasil gelar asli v Polda Metro Jaya. “Sehingga ditemukan cukup bukti untuk menetapkan saudara FB selaku Ketua KPK RI sebagai tersangka kasus dugaan korupsi,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ade Safri Simanjuntak di kantornya, Jakarta, Rabu, 22 November 2023.

Firli disangkakan dengan Pasal 12e, Pasal 12B, dan Pasal 11 UU Nomor. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 KUHP.

Menyelidiki kasus pemerasan

Ade Safri Simanjuntak menjelaskan, pihaknya menerima laporan dugaan pungli pada 12 Agustus 2023 melalui pengaduan masyarakat (dumas). Pemerasan ini dilakukan pimpinan KPK terhadap Menteri Pertanian dalam kasus korupsi tahun 2022.

Polda Metro Jaya mengeluarkan perintah penyidikan pada 21 Agustus 2023. Hingga 5 Oktober, enam orang termasuk Syahrul Yasin Limp, pengemudi dan asistennya, telah diperiksa.

Tim penyidik ​​mulai mengundang enam orang untuk klarifikasi, kata Ade Safri Simanjuntak saat jumpa pers, Kamis, 5 Oktober 2023.

Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya telah menyelidiki atau meminta keterangan sebanyak tiga kali kepada Syahrul Yasin Limpo. Pemeriksaan ketiga akan dilakukan pada Kamis, 5 Oktober 2023.

Polda Metro Jaya kemudian memindahkan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan pimpinan KPK ke tingkat penyidikan mulai Jumat 6 Oktober 2023.

Wakil Firli Bahuri dan Kapolres Semarang diperiksa

Polda Metro Jaya memeriksa Kapolda Semarang Irwan Anwar pada Rabu 11 Oktober 2023.

Irwan merupakan suami dari keponakan Syahrul Yasin Limpo. Ia diduga menjadi utusan Firli Bahuri dalam kasus pemerasan ini dan mengatur pertemuan serta membawa Syahrul ke rumah Firli Bahuri untuk menyerahkan uang pada Juni 2022.

Baca Juga  Olivia Sumargo mengumumkan kehamilan anak pertamanya, menjalani program kehamilan di Jakarta

Syahrul diduga kembali menyerahkan uang tersebut kepada Firli Bahuri pada Oktober 2022. Ia meminta sopirnya Heri menyerahkan uang tersebut kepada Irwan. Penyerahan dilakukan di rumah Irwan yang terletak di halaman belakang kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Periklanan

Polisi pun memeriksa asisten Firli Bahuri, Kevin Egananta Joshua, 13 Oktober 2022.

Kevin diduga menjadi perantara penyerahan uang dari Syahrul Firli. Penyerahan uang tersebut terjadi saat Firli menemui Syahrul di GOR Tangki. Kevin diberi sekantong uang yang diserahkan ajudan Syahrul, Panji.

Polisi memeriksa Firli Bahuri sebanyak dua kali

Polisi Metro Jaya dua kali memeriksa Firli Bahuri dalam kasus pemerasan ini. Berbeda dengan pemeriksaan lainnya, Firli diperiksa di Gedung Bareskrim Polri atas permintaan sendiri.

Pemeriksaan pertama berlangsung pada 24 Oktober 2023. Firli diperiksa selama tujuh jam. Firli seharusnya diperiksa pada 20 Oktober, namun tak kunjung hadir.

Sedangkan ujian kedua dilaksanakan pada 16 November 2023. Firli, seperti sebelumnya, mangkir dari ujian yang dijadwalkan pada 14 November.

Mereka menggeledah dua rumah Firli Bahuri

Polisi menggeledah rumah Firli Bahuri di Vila Galaxy, Jakasetia, Kota Bekasi, Kamis 26 Oktober 2023. Selain rumah Firli, ada dua rumah lain di kompleks apartemen yang juga digeledah polisi.

Di hari yang sama, polisi menggeledah rumah Firli Bahuri di Jalan Kertanegara. Belakangan diketahui, rumah tersebut disewa oleh pengusaha Tirta Juwana Darmadji alias Alex Tirta dengan harga Rp 650 juta per tahun. Alex Tirta kemudian menyewakan rumah tersebut kepada Firli Bahuri.

Polisi menyebut Firli dan Syahrul Yasin Limpo bertemu di sebuah rumah di Jalan Kertanegara nomor 46. Namun tak disebutkan berapa kali mereka bertemu.

Baca Juga  Ada 27 Hari Libur dan Libur Nasional di Tahun 2024, Ini 5 Hal yang Perlu Dipersiapkan Jelang Liburan

Polisi pun memeriksa Alex Tirta dalam kasus tersebut pemerasan Ini.

Pilihan Editor: Keluhan Jessica Iskandar ke Jokowi, Kapolri, dan Tagar Pelaporan Hasil Polisi yang Tak Berguna



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *