KPK menyebut sudah ada tersangka dalam kasus dugaan kepuasan katalis di Pertamina,

TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi atau Komisi Pemberantasan Korupsi saat ini sedang menangani kasus pada tahap penyelidikan penerimaan kepuasan dalam pengadaan katalis di PT pertamina (persero). Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku telah menetapkan tersangka dan melarang sejumlah orang keluar negeri.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Ali Fikri mengatakan, dugaan penerimaan tersebut dilakukan saat tender pengadaan katalis di PT Pertamina Persero. Diduga diterima oleh pihak yang dinilai mencurigakan oleh KPK, kata Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Senin, 6 November 2023.

Ali mengatakan, pihaknya memperkirakan bukti awal berjumlah sekitar puluhan miliar rupee. Selanjutnya, KPK akan melakukan pengembangan dalam proses penyidikan.

Mengenai konstruksi perkara dan identitas tersangka, akan kami umumkan pada saat dilakukan tindakan penegakan hukum, baik berupa penangkapan maupun penahanan terhadap tersangka, ujarnya.

Selain melanjutkan proses penyidikan di KPK, setidaknya beberapa oknum telah dirujuk ke Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk melakukan pencegahan.

“KPK telah melarang beberapa pihak yang ditetapkan sebagai tersangka selama enam bulan selama penyidikan kasus tersebut. “Lebih dari satu orang,” kata Ali.

Periklanan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sebelumnya pernah menangani kasus korupsi di PT Pertamina Persero yang menjerat mantan Direktur Utama Karen Agustiawan dalam kasus pidana korupsi pengadaan gas alam cair (LNG) Pertamina pada 2011-2021.

Penetapan Karen sebagai tersangka salah satu alasannya adalah kerugian negara senilai Rp2,1 triliun. Karen kemudian mengajukan proses hukum pendahuluan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, dan ditolak.

Menyatakan keberatan pemohon tidak dapat diterima sepanjang pokok perkara, menolak permohonan praperadilan untuk seluruhnya, kata hakim tunggal Tumpanuli Marbun saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 2 November 2023. .

Baca Juga  Mantan pemain timnas Belanda Quincy Promes ditangkap di Dubai setelah dijatuhi hukuman 6 tahun di Belanda

Pilihan Redaksi: KPK Sebut PN Jaksel Tolak Gugatan Praperadilan Karen Agustiawan



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *