KPK selidiki kasus korupsi Eddy Hiarie; Tidak ada tersangka yang terdaftar

TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan lembaga tersebut sedang mengusut dugaan korupsi terhadap Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej.

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan lembaganya telah menyelesaikan pemeriksaan pendahuluan menyusul laporan yang diterimanya terkait kasus korupsi tersebut. Namun sesuai aturan KPK, kami akan mengungkap dan menetapkan seluruh tersangka jika proses penyidikan sudah memadai, kata Ali, Senin.

Saat ini, KPK membutuhkan waktu lebih lama lagi untuk melengkapi persyaratan administratif serta memproses barang bukti yang ditemukan. “Perkembangan kasus ini akan kami jelaskan lebih detail, karena transparansi penanganan kasus ini penting bagi KPK,” imbuhnya.

Eddy Hiarie sebelumnya dilaporkan pada Maret 2023 oleh Kepala Patroli Kepolisian Republik Indonesia (IPW) Sugeng Teguh Santoso atas dugaan suap nikel sebesar Rp 7 miliar melalui dua asistennya, Yosi Andika Mulyadi dan Yogi Arie Rukmana.

Ali juga menegaskan, KPK akan mengumumkan nama-nama tersangka bila proses penyidikan dirasa sudah memadai.

Eddi Hiariej awalnya membantah semua tuduhan suap dan korupsi, dengan alasan bahwa itu adalah urusan antara asistennya dan klien Sugengo. “Tudingan tersebut tidak perlu saya hadapi karena persoalannya adalah antara asisten saya YAR dan YAM sebagai pengacara dengan klien Sugeng,” ujarnya dalam keterangan tertulis tertanggal 14 Maret 2023.

KEBAIKAN PRIBADI

klik disini dan dapatkan berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Baca Juga  Alexander Marwata meminta Majelis Hakim KPK mengutamakan rekam jejak dibandingkan tes evaluasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *