Menteri ATR berharap hak milik dan keistimewaan pengelolaan lahan kesultanan di wilayah DIY tetap terjaga

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ular Tjahjanto menjamin hak administratif tanah dan aset Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Kami terus berkoordinasi dengan Pemprov DIY dan Kesultanan untuk menyelesaikan permasalahan pertanahan untuk kepentingan seluruh masyarakat. Yogyakartakata Hadi di Jakarta, Jumat, 8 Desember 2023.

Terkait penyelesaian sengketa dan konflik pertanahan, Hadi Tjahjanto mengatakan, harapan besarnya adalah menjaga kelestarian harta milik kesultanan ini dan menjaga keistimewaan pengelolaan tanah di kawasan wisma.

Sebagai informasi, Hadi Tjahjanto menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman dengan Kantor Wilayah BPN (Kanwil) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Penandatanganan Nota Kesepahaman dalam kesempatan tersebut merupakan peresmian kerjasama antara Kanwil Pengrajin Rumah Provinsi BPN dengan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Provinsi Pakualaman dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Ibu Rumah Tangga.

Hadi Tjahjanto menyambut baik nota kesepahaman mengenai sinergi pelaksanaan pendaftaran tanah, pendampingan pencegahan dan penyelesaian permasalahan pertanahan di lingkungan kesultanan dan kadipaten. Ia berharap dengan adanya MoU tersebut dapat mempererat sinergi dalam penyelesaian berbagai permasalahan pertanahan di Provinsi DIY.

Diungkapkannya, MoU tersebut mencakup empat hal utama. Pertama, menyelesaikan analisis geospasial provinsi DIY, mengintegrasikan data antara BPN dan Pemprov DIY, menyelesaikan pendaftaran tanah, dan terakhir membantu menyelesaikan konflik pertanahan di provinsi DIY.

Periklanan

Kementerian ATR/BPN membantu menyelesaikan perencanaan geospasial khususnya perencanaan penggunaan lahan dan termasuk arahan menjadikan Yogyakarta Provinsi Lengkap. Tentu saja untuk geospasial ini Kementerian ATR/BPN harus melakukan verifikasi lapangan, pendataan agar tata ruang Yogya sesuai dengan yang diharapkan.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono

Sebagai entitas khusus yang berlandaskan aspek budaya, Pemprov DIY selalu berupaya mendorong penguatan tata guna lahan berdasarkan kearifan lokal yang melingkupinya.

Baca Juga  5 Drama Korea Tentang Pelaut dan Nelayan, Kampung Halaman Cha-cha-cha Salah satunya

Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono mendukung terwujudnya pemanfaatan lahan yang humanis, mendukung konsep perlindungan lingkungan hidup dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Selain itu, ajaran leluhur Sangkan Paraning Dumadi menyiratkan pemahaman bahwa penggunaan lahan harus memenuhi aspek spiritual dan transenden.

Pilihan Editor: Target Gianyar Jadi Kabupaten Lengkap di Akhir Tahun 2023, Ini Rencana Kepala BPN



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *