Pembahasan digelar sebanyak 5 kali, KPU menyebut calon presiden dan wakil presiden akan dihadirkan di semua pertemuan

TEMPO.CO, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan, calon presiden dan calon wakil presiden akan mengikuti Pilpres 2024. jelas Komisioner KPU Idham Holik debat presiden-Calon wakil presiden dilantik sebanyak lima kali, sebagaimana diatur dalam Pasal 50 par. 1 Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023.

“Ada (debat capres). Jadwalnya sudah saya kirim, rapatnya kemarin saya hadiri,” kata Idham melalui aplikasi pesan, Jumat malam, 1 Desember 2023. Ia membantah kabar tak ada debat cawapres.

Ia menyatakan, dalam Pasal 50 par. 1 Peraturan KPÚ Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu disebutkan bahwa KPÚ akan menyelenggarakan debat calon presiden dan wakil presiden sebanyak 5 (lima) kali, dengan rincian: 3 (tiga) kali untuk calon presiden; dan 2 (dua) kali untuk calon wakil presiden. Selain PKPU, perdebatan calon presiden dan wakil presiden juga diatur dalam § 277 UU no. 7 Tahun 2017 tentang pemilu.

“Debat calon presiden dan wakil presiden merupakan amanah undang-undang pemilu,” ujarnya.

Pada Pilpres 2024, calon wakil presiden akan mendampingi pasangannya saat debat capres. Begitu pula saat debat cawapres. Rasio penampilan masing-masing capres dan cawapres tergantung pada program debat pada hari itu, apakah debat capres atau debat cawapres. Berbeda dengan debat Pilpres 2019, debat capres-cawapres telah dilaksanakan sebanyak lima kali, dengan satu debat khusus calon wakil presiden, dua kali khusus calon presiden, dan dua kali menampilkan calon presiden dan wakil presiden.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, calon presiden dan calon wakil presiden harus ikut serta dalam debat bersama untuk menunjukkan kepada masyarakat persatuan dan solidaritas di antara mereka.

Agar masyarakat lebih percaya diri terhadap kinerjanya saat debat, kata Hasyim usai rapat koordinasi calon presiden dan wakil presiden 2024 di kantor KPU, Jakarta, Kamis. 30 November 2023.

Baca Juga  Istana menyatakan surat pengunduran diri Firli Bahuri yang kedua dari KPK sedang diproses

Dalam lima diskusi, topik ditentukan. Pada debat pertama yang berlangsung di Kantor KPÚ pada 12 Desember 2023, topik yang diangkat meliputi hukum, hak asasi manusia (HAM), pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi.

Debat kedua yang akan dilaksanakan pada 22 Desember 2023 adalah mengenai pertahanan, keamanan, geopolitik, dan hubungan internasional.

Periklanan

Topik debat ketiga pada 7 Januari 2024 adalah ekonomi (populer dan digital), jaminan sosial, investasi, perdagangan, pajak (digital), keuangan, pengelolaan APBN.

Selain itu, topik debat keempat pada 21 Januari 2024 meliputi energi, sumber daya alam (SDA), SMN, pajak karbon, lingkungan hidup dan agraria serta masyarakat adat.

Terakhir pada tanggal 4 Februari 2024, topik bahasannya adalah teknologi informasi, peningkatan pelayanan publik, hoax, intoleransi, pendidikan, kesehatan (masyarakat pasca Covid) dan ketenagakerjaan.

Topik pembahasan mengacu pada visi nasional yang tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).

Setiap debat capres/cawapres akan terdiri dari enam bagian, dimulai dari pembukaan, pembacaan peraturan perundang-undangan, pemaparan visi, misi dan program kerja, serta diakhiri dengan bagian penutup.

DI ANTARA

Pilihan Editor: Gibran mengaku sudah mempersiapkan diri secara matang jelang debat Pilpres 2024 – Cawapres



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *