Profil Snoop Dogg, Rapper asal Amerika Serikat yang berhenti merokok

TEMPO.CO, JakartaSnoop Dogg memutuskan untuk berhenti merokok. Hal itu terungkap melalui akun media sosialnya pada 16 November lalu. Padahal, Snoop Dogg merupakan sosok yang cukup aktif dalam pro rokok, ganja atau bahkan ganja.

Snoop Dogg adalah seorang rapper, penyanyi, penulis lagu, produser, tokoh media, pengusaha dan aktor Amerika. Hingga saat ini, Snoop Dogg telah menjual lebih dari 23 juta album di Amerika Serikat dan 35 juta album di seluruh dunia.

Laporan dari Fandom, pria bernama asli Calvin Cordozar Broadus Jr. lahir di Long Beach, California, anak kedua dari tiga bersaudara. Dia adalah putra dari Beverly Broadus dan Vernell Varnad. Ayahnya adalah seorang veteran Vietnam, penyanyi dan pembawa surat.

Ayahnya meninggalkan keluarga ketika dia berusia tiga bulan. Dia kemudian memiliki ayah tiri bernama Calvin Cordozar Broadus Sr. Namanya diubah mengikuti nama ayah tirinya. Namun ibu dan ayah tirinya bercerai pada tahun 1975.

Saat masih kecil, orang tuanya menjulukinya “Snoopy” karena penampilan dan kecintaannya pada karakter kartun Peanuts. Julukan ini kemudian digunakan oleh Snoop sebagai nama panggungnya.

Ketika dia masih sangat muda, Snoop mulai bernyanyi dan bermain piano di Gereja Baptis Calvary Trinity. Dia mulai nge-rap di kelas enam.

Dikutip dari IMDb, karir musiknya dimulai pada tahun 1992 ketika ia ditemukan oleh Dr. Dre dan ditampilkan di debut solo Dre “Deep Cover” dan kemudian di album debut solo Dre The Chronic. Album debut Snoop, Doggystyle, diproduseri oleh Dr. Dre, dirilis pada tahun 1993 di Death Row Records.

Periklanan

Album debut “The Chronic” membawa kesuksesan tangga lagu utama Snoop Dogg dengan Doggystyle, yang debut di nomor satu di Billboard 200 dan Billboard Top R&B/Hip-Hop Albums. Menjual hampir satu juta kopi di minggu pertama, Doggystyle meraih empat kali lipat platinum pada tahun 1994 dan menghasilkan hits seperti “What’s My Name?” dan “Gin & Jus”.

Baca Juga  7 cara mencegah tantrum pada anak

Pada tahun 1994, Snoop juga merilis soundtrack film pendek “Murder Was the Case”. Album keduanya “Tha Doggfather” (1996) juga debut di nomor satu dengan singel utama “Snoop’s Upside Ya Head” dan meraih double platinum. pada tahun 1997.

Setelah meninggalkan Death Row Records, Snoop merilis tiga album dengan No Limit Records sebelum pindah ke Priority/Capitol/EMI Records pada tahun 2002. Pada tahun 2004 ia bergabung dengan Geffen Records dan merilis tiga album berikutnya: “R&G (Rhythm & Gangsta: The Masterpiece”), “Tha Blue Carpet Treatment” dan “Ego Trippin'”.

Snoop Dogg telah berakting dalam film dan menjadi pembawa acara di beberapa acara televisi. Dia juga melatih liga sepak bola remaja dan tim sepak bola sekolah menengah.

Pada bulan Maret 2016, malam sebelum WrestleMania 32 di Arlington, Texas, Snoop dilantik ke dalam Sayap Selebriti WWE Hall of Fame. Pada 19 November 2018, Snoop Dogg menerima bintang di Hollywood Walk of Fame. Kemudian pada tahun 2019, ia merilis album solo ketujuh belasnya, I Wanna Thank Me.

IMDB | MUSIK HIP HOP
Pilihan Editor: Snoop Dogg akan berkolaborasi dengan BTS dalam lagu baru



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *