Tanggal 21 November Diperingati Sebagai Hari Ikan Nasional: Asal Usul dan Maknanya?

TEMPO.CO, JakartaHari Ikan Nasional (Harkannas) diperingati setiap tanggal 21 November. Harkannas didirikan oleh presiden melalui Keputusan Presiden No. 3 Tahun 2014 tanggal 24 Januari 2014.

Dikutip dari situs Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI), ikan tidak lepas dari peran nelayan, pembudi daya ikan, dan pembudi daya ikan sebagai produsen utama dalam tersedianya pangan bernilai protein tinggi tersebut. Himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk tetap mengonsumsi ikan tidak berbanding lurus dengan imbauan untuk melindungi masyarakat dari berbagai ancaman.

Selama bertahun-tahun, nelayan di Indonesia terus menghadapi ancaman nyata. Perubahan iklim, keselamatan dan kesehatan kerja, pendidikan anak, jaminan kesempatan kerja, tanah, perumahan dan lingkungan yang sehat, serta hak untuk mengakses dan mengendalikan sumber daya perikanan.

Ancaman lainnya lebih bersifat artifisial, yaitu laut menyembunyikan kegelapan potensi kejahatan. Adanya perdagangan ilegal, pembajakan, penyelundupan dan konflik dapat mengancam keselamatan masyarakat di laut. Edukasi mengenai perbatasan antar negara juga dirasa masih kurang, sehingga banyak nelayan yang ditangkap karena dianggap melintasi batas negara.

KNTI sendiri tertarik untuk mengingatkan bahwa Indonesia telah memiliki instrumen hukum terkait perlindungan dan pemberdayaan pekerja perikanan. Hal itu tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam.

Sejarah Hari Ikan Nasional

Berdasarkan laporan dari website Dinas Perikanan Kabupaten Paser, penetapan Hari Ikan Nasional didasarkan pada dua pertimbangan. Pertimbangan pertama adalah Indonesia sebagai negara kepulauan mempunyai potensi perikanan yang perlu dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan bagi bangsa, dan pertimbangan kedua adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Selain itu, untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi nasional, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ikan sebagai komponen pangan yang mengandung protein berkualitas tinggi.

Baca Juga  TNI AL dan Brimob Bertemu di Sorong, Komisi I DPR Minta Pemerintah Lakukan Investigasi

Sebagai sumber pangan, ikan mempunyai kandungan nutrisi yang sangat baik, seperti protein sebagai sumber pertumbuhan, asam lemak omega 3 dan 6 yang bermanfaat bagi kesehatan ibu dan perkembangan otak janin, vitamin dan berbagai mineral yang sangat bermanfaat. untuk ibu dan janinnya.

Ikan merupakan salah satu komponen pangan yang mempunyai kandungan protein tinggi dan mengandung asam amino esensial yang diperlukan tubuh, selain itu nilai biologisnya mencapai 90%, dengan jumlah jaringan ikat yang sedikit sehingga lebih mudah dicerna. Yang terpenting, harganya jauh lebih murah dibandingkan sumber protein lainnya.

Arti Logo Hari Ikan Nasional

Periklanan

Logo Hari Ikan Nasional atau Harkannas berbentuk ikan dan siluet manusia. Logo ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 70 Tahun 2014.

Logo yang diambil dari website Kementerian Kelautan dan Perikanan ini menampilkan siluet ikan dan manusia yang mengangkat tangan dan menyatu secara keseluruhan, menggambarkan kebanggaan masyarakat Indonesia sebagai bangsa dan bangsa maritim. gemar makan ikan.

Siluet pria yang mengangkat tangan menggambarkan semangat, kesehatan, kecerdasan, keterampilan dan kegembiraan yang didapat dari makan ikan.

Kemudian warna biru dan kuning pada bagian kepala ikan menggambarkan betapa beragamnya sumber daya perikanan yang dimiliki bangsa Indonesia. Sedangkan warna biru tua pada tubuh manusia melambangkan jati diri masyarakat Indonesia sebagai negara maritim.

Kemudian, warna biru muda pada bagian tubuh manusia yang mengangkat tangan menggambarkan budaya bahari yang selalu menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Warna biru tua pada bagian ekor ikan menggambarkan prinsip keberlanjutan dan keberlanjutan dalam pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan.

Sementara itu, teksnya Hari Ikan Nasional dinilai memiliki kesan modern dan dinamis. Perpaduan gambar dan tulisan menyampaikan pentingnya keseimbangan dan ikatan yang kuat antar pemangku kepentingan dalam rangka membangun perikanan sebagai pilar pembangunan.

Baca Juga  Pengacara Gibran buka suara menanggapi putusan PN Solo soal gugatan Rp 204 miliar

KKP.GO.ID | KNTI | PASERKAB.GO.ID
Pilihan Redaksi: Hari Ikan Nasional 2022: Apa Asal Usul dan Makna Logonya?



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *