Yasonna: Bekali diri dengan soft skill, jadilah taruna yang unggul dan berdaya saing

INFORMASI NASIONAL – Memasuki era society 5.0, dimana masyarakat harus hidup berdampingan dengan dunia teknologi informasi yang sangat modern, yang mengharuskan setiap elemen mampu mengimplementasikan seluruh layanan digital. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly meminta taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) membekali diri dengan soft skill yang baik.

“(Harus) mempunyai akhlak dan sifat kinerja yang unggul dan berdaya saing agar dapat memenuhi syarat untuk ditugaskan pada satuan kerja mana pun sesuai dengan kebutuhan organisasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham),” kata Yasonna saat diwisuda 310. Lulusan Poltekip dan 295 lulusan politeknik.

Untuk melakukan itu semua, lanjut Yasonna, taruna-taruna tersebut harus jujur, bertakwa, mahir dalam bidang teknologi informasi, mahir berbahasa asing, mempunyai jiwa silaturahmi, mempunyai koneksi yang baik, dan yang terpenting, mempunyai iman yang shaleh serta perilaku yang baik dan berbudi luhur. karakter yang mulia.

“Ini yang tidak bisa dibiarkan, harus dilakukan, karena dunia modern saat ini tidak bisa lagi lepas dari perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat,” tegas Yasonna pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Taruna Politeknik dan Politeknik. . Taruna Angkatan LIV dan Angkatan XXII Tahun 2023.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melakukan transformasi sistem manajemen ketenagakerjaan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Bahkan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tercatat sebagai salah satu kementerian/lembaga yang mampu memanfaatkan teknologi informasi dengan meraih posisi ketiga dalam Sistem Elektronik Administrasi Publik (SPBE).

Periklanan

“Sejak saya pertama kali memimpin kementerian ini, saya sudah memprogram dari awal apa yang saya mulai dengan buku Birokrasi Digital,” kata Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia di Balai Kartini di Jakarta, Rabu, 6 Desember 2023 sore.

Baca Juga  Hasil Liga Inggris: Wolves kalah 1-2, Chelsea menderita kekalahan tandang keempat berturut-turut

Tidak hanya di SPBE, banyak penghargaan lain yang diraih atas inovasi pemanfaatan teknologi informasi yang digunakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk meningkatkan pelayanan publiknya seperti pelayanan keimigrasian, pelayanan pemasyarakatan dan pelayanan publik administratif lainnya.

“Melalui ilmu yang diperoleh, kalian akan mampu masuk dalam jajaran orang-orang yang melek teknologi, namun sekaligus memiliki sistem nilai pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya.

Sekadar informasi, sejak tahun 2016, Akademi Ilmu Pemasyarakatan dan Akademi Keimigrasian pada program pendidikan Diploma 3 telah bertransformasi menjadi Poltekip dan Poltekim dengan program pendidikan Diploma 4 atau pada jenjang Sarjana 1. Poltekim memiliki total lulusan sebanyak 995 orang hingga saat ini. Sedangkan Poltekim dengan rentang waktu yang sama, total lulusannya sebanyak 957 orang.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *